JalanJalan

Cobalah 9 Cemilan Khas Aceh yang Cocok Dijadikan Oleh-Oleh Ini

Pinterest LinkedIn Tumblr

Jalan-jalan ke kota Serambi Mekkah, tak lengkap rasanya tanpa membawa buah tangan. Membawa oleh-oleh usai liburan sepertinya sudah menjadi tradisi sebagian besar orang Indonesia. Tak jarang banyak orang sengaja mampir ke pusat oleh-oleh hanya untuk membeli buah tangan khas suatu daerah. Salah satunya adalah Aceh, salah satu provinsi yang terletak di ujung barat Indonesia. Aceh ternyata tak hanya kaya akan wisata alam, namun banyak pula cemilan yang wajib Anda bawa pulang, seperti:

Adee Meureudu

Kue adee meureudu awalnya berasal dari daerah Pidie Jaya, Aceh. Masyarakat Aceh biasa menyebutnya kue adee. Adee meureudu memiliki tekstur yang hampir mirip dengan kue bingkang, karena tersebut dari campuran tepung terigu, santan, singkong, serta telur bebek. Bagian dalam kue ini bertekstur lembut dengan bagian luar sedikit gosong. Rasa kuenya sendiri cenderung manis dan gurih karena ada aroma bawang goreng.

Timphan

Timphan merupakan salah satu panganan tradisional khas Aceh. Umumnya kue timphan disajikan pada hari-hari besar keagamaan, seperti Idul Fitri maupun acara-acara tertentu. Terbuat dari campuran pisang raja dan ketan, timphan memiliki rasa yang cukup manis. Sebagai isian, ada beberapa pilihan rasa yang dapat Anda jumpai, seperti srikaya, kelapa, durian dan lain-lain. Meskipun cemilan di acara tertentu, kue timphan sebenarnya sudah banyak dijual di warung-warung kopi sekitar Aceh.

Bhoi

Jika Anda mencari cemilan yang tahan lama selama di perjalanan, kue bhoi bisa dijadikan pilihan. Kue bhoi memiliki tekstur layaknya kue bolu, dengan bagian luar yang renyah dan lembut di dalam. Panganan ini memiliki bentuk yang sangat menarik, seperti bunga, loyang hingga ikan. Harganya sendiri tidak mahal dan sangat mudah dijumpai di pasar-pasar tradisional. Tanpa bahan pengawet, kue ini dapat bertahan hingga berbulan-bulan lamanya.

Kembang Loyang

Jajanan tradisional ini sebenarnya bisa dijumpai di berbagai kota di Indonesia. Namun kembang loyang dari Aceh memiliki tekstur yang sangat renyah, sehingga sayang untuk dilewatkan. Istilah kembang loyang sendiri berasal dari bentuk kue yang menyerupai bunga. Kue yang satu ini sangat nikmat disantap bersama teh ataupun kopi. Anda dapat membelinya di berbagai pusat oleh-oleh di sekitar kota Banda Aceh.

Keukarah

Dibuat dari campuran tepung beras dan larutan gula pasir, kue keukarah memiliki citarasa manis nan gurih. Tekstur kue keukarah sendiri hampir sama dengan kembang loyang, yakni renyah. Untuk membuatnya, diperlukan kegesitan dan fokus agar tidak gosong. berbeda dengan kembang loyang, keukarah biasanya berbentuk sarang burung. Di Aceh, kue ini sangat mudah dijumpai dan dijajakan oleh pedagang keliling.

Dodol Aceh

Disajikan sebagai hantaran pernikahan, dodol Aceh umumnya dihias dengan berbagai rupa. Tampilannya dibuat secantik mungkin untuk memikat hati yang memandang. Dodol sendiri sebenarnya sudah tidak asing, beberapa daerah memiliki dodol khas masing-masing. Menariknya, Aceh memiliki dodol yang tak hanya unik pada tampilan, namun juga rasanya. Rasa dodol Aceh cenderung manis dengan tambahan rasa, seperti durian, nanas dan lain sebagainya.

Bakpia Sabang

Tak hanya Jogja yang punya cemilan berupa bakpia, Aceh juga punya. Berasal dari daerah Sabang, bakpia khas Aceh ini cukup berbeda dari daerah Jogja. Disini, isian bakpia favorit adalah kacang merah yang terkenal cukup legit. Uniknya, berbelanja bakpia di Aceh sama dengan berwisata ke pabrik. Para pengunjung dapat melihat bagaimana proses produksi bakpia langsung dari dapur produksi.

Pisang Salee

Cemilan favorit selanjutnya dari Aceh adalah pisang salee. Jajanan ini terbuat dari pisang kering yang telah dijemur dalam waktu tertentu. Sebelumnya, pisang diiris tipis-tipis untuk mengurangi kadar air di dalamnya. Rasa pisang salee sendiri cukup manis dan legit, sangat cocok dijadikan teman minum teh dan kopi. Oleh-oleh satu ini sangat cocok bagi Anda yang ingin menikmati pisang dengan sensasi berbeda.

Nagasari Bireuen

Pilihan oleh-oleh selanjutnya adalah kue nagasari. Anda tentu sudah familiar dengan jajanan pasar yang bertekstur lembut dan manis ini. Kue nagasari sangat mudah dijumpai di penjaja kue keliling maupun di pasar. Aroma daun pandan dari kue ini akan memanjakan lidah Anda. Nagasari khas Bireuen sendiri terbuat dari campuran tepung sagu, gula, tepung beras dan santan. Di bagian dalam adonan diisi dengan irisan pisang yang telah matang. Saat digigit, kue nagasari akan langsung lumer di mulut Anda.

Deretan kue-kue khas Aceh di atas dapat membantu Anda memilih oleh-oleh yang cocok dijadikan buah tangan bagi orang terkasih di rumah. Pilihan yang cukup beragam bisa Anda sesuaikan dengan kemampuan kantong serta daya tahan panganan selama di perjalanan. Jadi, tidak akan terbuang sia-sia hanya karena basi atau expired bukan?